Kamis, 15 September 2011



Aku mau lanjutin cerita pria berinisial S tadi.
ternyata ada cerita sedih,hingga dia suntuk
Pujaan hatinya telah pulang terlebih dahulu.
kasihan ia,aku liat dia seperti ingin menguraikan keringat.
aku tanya dia,masih optimis
S:ia donk,akan kulalui semua rintangan demi dia.
kalau disuruh ngelewati jalur gaza aku juga mau.
maaf ia S,

buat pembaca,gak usah percaya kepada yang nulis blog ni,dia tu hanya berusaha mau buat blognya tenar,jadi dia halalin segala cara.
kembali ke kata yang bercetak tebal.

Rabu, 14 September 2011

Seorang pemuda asal gg lampung,indralaya sumatra selatan.
begini ceritanya:pemuda ini berinisial S,pria ini memiliki seorang pujaan hati yang berinisial D.
saya ambil foto ini ketika kami ngenet bersama di unsri,dia ajak saya ngenet gue setuju2 aja,eh.... setelah gue tahu motivasinya dia ajak gue agar dia punya temen buat nungguin gebetan dia tu.kurang ajar bangetkan.??
lu yang baca jangan bilang dia kurang ajar ia,gitu2 dia tu teman gua.
hanya gue yang bisa ngatai gitu ma dia.

Senin, 12 September 2011

pagi hari,semua segar hanya aku seorang yang gak segar.

pagi,7:16(menurut jam yang ada di PC ku).
judulnya anehkan?
kalau kamu bilang aneh,berarti kamu juga aneh.
ngerti gak? yar aku jelasin.
tapi nanti aja deh,soalnya aku mau ke kampus.

oh ia,aku baru saja dengar kata bijak dari tetangga kos ku,aku dengarnya dari kamar yang sumpek di pagi hari,dia bilang begini:
PAGI-PAGI MENENTUKAN PRESTASI.

jadi start pagi mu dengan senyuman.
pertanyaan,kok dengan senyuman mengapa tidak dengan yang lain?
jawab sendiri ia.


PERHATIKAN MOTIVASI MU.



Dalam berkuliah coba kamu pikirin motivasi kamu melakukannya apakah sudah tepat?

karena motivasi itulah yang akan mengakibatkan kamu semangat.
jangan sampai sobat semua salah,dan yang menyedihkan lagi anda menjadi kembali ke dusun dan memelihara kambing,kalau anda mau memelihara kambing,start dari sekarang saja,jangan menunggu setelah gagal di perkuliahan,karna kalau anda memulainya mungkin saja anda telah menjadi agen terbesar penjualan kambing.

gue sih,orang yang belum apa2 tetapi sudah kasi nasehat,gak pantaskan?
gue aja bingun mengapa gue berani,mungkin karna aku mau,teman satu perjuanganku dalam perkuliahan tidak membuat orangtua nya menagis sedih karna kegagalan,tetapi aku mau kita semua buat orang tua kita menangis haru karna kita lulus dengan predikat A.




by:Dian sipayung ,yang berusaha memotivasi diri sendiri dan teman-teman seperjuangan.

Jumat, 09 September 2011

Jabat Tangan yang Kuat Tanda Berumur Panjang


Jabat Tangan yang Kuat Tanda Berumur Panjang 
Berjabat tangan biasa dilakukan orang saat bersilaturahmi, bertemu rekan kerja atau selesai melakukan wawancara. Ternyata jabat tangan juga bisa menjadi petunjuk seseorang berumur panjang atau tidak.
Para ilmuwan dari University College London menuturkan bahwa kekuatan saat orang berjabat tangan bisa menjadi petunjuk berapa lama seseorang akan hidup atau usia seseorang.
Peneliti mencocokkan keseimbangan orangtua, kekuatan cengkeraman dan kemampuan untuk bangun dari kursi terhadap risiko kematian dini. Seseorang yang dapat melakukan dengan baik, kemungkinan bisa hidup lebih lama. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam British Medical Journal (BMJ).
Studi ini dikombinasikan dengan lebih dari 30 penelitian sebelumnya yang melibatkan puluhan ribu orang yang melihat kemampuan fisik seseorang dan kematian. Sebagian besar partisipan yang terlibat berusia lebih dari 60 tahun, namun tetap tinggal di rumah.
Para peneliti menemukan bahwa angka kematian selama periode penelitian sekitar 67 persen lebih tinggi pada orang yang memiliki kekuatan cengkeraman terlemah. Pola serupa juga ditemukan pada tindakan-tindakan lain, yaitu orang yang paling lambat jalan kaki lebih memungkinkan meninggal 3 kali lebih cepat serta lambat bangkit dari kursi memiliki kemungkinan dua kali lebih cepat meninggal.
Meskipun kelemahan yang datang bisa disebabkan oleh penyakit atau faktor kesehatan yang menurun, namun kekuatan dalam berjabat tangan bisa menunjukkan perbedaan yang nyata bahkan pada beberapa orang yang berusia di bawah 60 tahun dan memiliki sedikit atau  tidak ada gangguan kesehatan.
“Salah satu bagian terkahir dari riset yang dilakukan di rumah sakit menemukan perbedaan dalam hal kekuatan cengkeraman, bahkan hal ini terkait dengan lamanya ia tinggal di rumah sakit. Hasil temuan ini cukuplah penting,” ujar Profesor Avan Aihie Sayer, seorang geriatrician dari Southampton University, seperti dikutip dari BBCNews, Sabtu (11/9/2010).
Profesor Sayer menyarankan dibutuhkan beberapa studi untuk mengidentifikasi perbedaan yang signifikan dalam kekuatan berjabat tangan pada orang yang muda. Karena hal ini bisa menjadi petunjuk mengenai masalah kesehatan di masa depan.
***

Rabu, 07 September 2011

BUKU KALKULUS
http://books.google.co.id/books?id=TksIOewEGZ8C&lpg=PP1&dq=kalkulus&pg=PR4#v=onepage&q&f=false