Senin, 09 Juli 2012

TOKI

Toki,Program pertamaku.
<pre class="brush: java">
/*#include <stdio.h>

int main()
{
    char A[100];
    scanf("%[^\n]",A);
    printf("%s\n",A);
    return 0;
}*/
</pre>

Program penentu Berat Badan Ideal

Di hari liburan ini aku menyempatkan diri untuk belajar pemograman grafis,ini merupakan hasil ke 5 program grafis sederhana yang kubuat.mungkin program ini sangat jauh dari kesempurnaan,tapi saya bangga karna ini merupakan proses pembelajaran.
Dengan mengetahui berat badan ideal maka kita bisa mengetahui apakah kita kegemukan atau kurus.
Rumus Untuk mencari berat badan ideal yaitu (Tinggi badan-100)*90%.
Untuk mengunakan aplikasinya silahkan download disini
saya yakin program ini belum sempurna,tetapi it's ok.
Terimakasih teman-teman.jika ada yang mau sourcecodenya silahkan ketik permintaan anda di kolom komentar.GBUS

Kamis, 05 Juli 2012

UNIVERSITAS SRIWIJAYA(UNSRI)




Disinilah aku menimba ilmu,sudah satu tahun ku jalani hari-hariku kuliah di UNSRI.

Universitas Sriwijaya adalah  perguruan tinggi yang berada di Indralaya,yang berdiri pada 29 oktober 1960.
Unsri memiliki 10 Fakultas yaitu:
1.Fakultas Ekonomi.
2.Fakultas Hukum.
3.Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik
4.Fakultas Teknik.
5.Fakultas Kedokteran.
6.Fakultas Pertanian.
7.Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
8.Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
9.Fakultas Ilmu Komputer.
10.Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Rasa jenuh mulai datang,sehingga cukup dulu untuk hari ini,dihari selanjutnya saya akan perjelas kembali tentang Unsri.Apabila teman-teman punya pertanyaan tentang Unsri,silahkan ketik di kolom komentar.
Terimakasih.

Jumat, 11 Mei 2012

Adder (ARKOM)








Arithmatic Logical Unit 
(ALU)
pengantar adder dengan Simulator DSCH2.
Arithmatic Logical Unit (ALU), adalah salah satu bagian/komponen dalam sistem di dalam sistem komputer yang berfungsi melakukan operasi/perhitungan aritmatika dan logika (Contoh operasi aritmatika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR. ALU bekerja besama-sama memori, di mana hasil dari perhitungan di dalam ALU di simpan ke dalam memori.
Perhitungan dalam ALU menggunakan kode biner, yang merepresentasikan instruksi yang akan dieksekusi (opcode) dan data yang diolah (operand). ALU biasanya menggunakan sistem bilangan biner two’s complement. ALU mendapat data dari register. Kemudian data tersebut diproses dan hasilnya akan disimpan dalam register tersendiri yaitu ALU output register, sebelum disimpan dalam memori.
Pada saat sekarang ini sebuah chip/IC dapat mempunyai beberapa ALU sekaligus yang memungkinkan untuk melakukan kalkulasi secara paralel. Salah satu chip ALU yang sederhana (terdiri dari 1 buah ALU) adalah IC 74LS382/HC382ALU (TTL). IC ini terdiri dari 20 kaki dan beroperasi dengan 4×2 pin data input (pinA dan pinB) dengan 4 pin keluaran (pinF).
Arithmatic Logical Unit (ALU), fungsi unit ini adalah untuk melakukan suatu proses data yang berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika. ALU terdiri dari register-register untuk menyimpan informasi.Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. Rangkaian pada ALU (Arithmetic and Logic Unit) yang digunakan untuk menjumlahkan bilangan dinamakan dengan Adder. Adder digunakan untuk memproses operasi aritmetika, Adder juga disebut rangkaian kombinasional aritmatika.
Ada 3 jenis adder:
    1. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan dua bit disebut Half Adder.
    2. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan tiga bit disebut Full Adder.
    3. Rangkain Adder dengan menjumlahkan banyak bit disebut Paralel Adder


         1. HALF ADDER
Rangkaian Half Adder merupakan dasar penjumlahan bilangan Biner yang terdiri dari satu bit, oleh karena itu dinamai Penjumlah Tak Lengkap.
a. jika A = 0 dan B = 0 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 0.
b. jika A = 0 dan B = 1 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 1.
c. jika A = 1 dan B = 1 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 0
jika A = 1 dan B =1 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 0. dengan nilai pindahan cy(Carry Out) = 1
Dengan demikian, half adder memiliki 2 masukan ( A dan B ) dan dua keluaran ( S dan Cy ).

2. FULL ADDER
Sebuah Full Adder menjumlahkan dua bilangan yang telah dikonversikan menjadi bilangan-bilangan biner. Masing-masing bit pada posisi yang sama saling dijumlahkan. Full Adder sebagai penjumlah pada bit-bit selain yang terendah. Full Adder menjumlahkan dua bit input ditambah dengan nilai Carry-Out dari penjumlahan bit sebelumnya. Output dari Full Adder adalah hasil penjumlahan (Sum) dan bit kelebihannya (carry-out).

3. PARALEL  ADDER
Rangkaian Parallel Adder adalah rangkaian penjumlah dari dua bilangan yang telah dikonversikan ke dalam bentuk biner. Anggap ada dua buah register A dan B, masing-masing register terdiri dari 4 bit biner : A3A2A1A0 dan B3B2B1B0.
Rangkaian Parallel Adder terdiri dari Sebuah Half Adder (HA) pada Least Significant Bit (LSB) dari masing-masing input dan beberapa Full Adder pada bit-bit berikutnya. Prinsip kerja dari Parallel Adder adalah sebagai berikut : penjumlahan dilakukan mulai dari LSB-nya. Jika hasil penjumlahan adalah bilangan desimal “2” atau lebih, maka bit kelebihannya disimpan pada Cout, sedangkan bit di bawahnya akan dikeluarkan pada Σ. Begitu seterusnya menuju ke Most Significant Bit (MSB)nya.
Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi sesuai dengan instruksi program yaitu operasi logika (logical operation). Operasi logika meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika.
Arithmatic Logical Unit (ALU):
·         Bertugas membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer.
·         ALU sering disebut mesin bahasa (machine language) karena bagian ini mengerjakan instruksi – instruksi bahasa mesin yang diberikan padanya
·         ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean, yang masing – masing memiliki spesifikasi dan tugas tersendiri.
Fungsi-fungsi yang didefinisikan pada ALU adalah Add(penjumlahan), Addu (penjumlahan tidak bertanda), Sub(pengurangan), Subu (pengurangan tidak bertanda), and, or, xor, sll (shift left logical), srl (shift right logical), sra (shift right arithmetic), dan lain-lain.
Arithmetic Logical Unit (ALU) merupakan unit penalaran secara logic. ALU ini merupakan Sirkuit CPU berkecepatan tinggi yang bertugas menghitung dan membandingkan. Angka-angka dikirim dari memori ke ALU untuk dikalkulasi dan kemudian dikirim kembali ke memori. Jika CPU diasumsikan sebagai otaknya komputer, maka ada suatu alat lain di dalam CPU tersebut yang kenal dengan nama Arithmetic Logical Unit (ALU), ALU inilah yang berfikir untuk menjalankan perintah yang diberikan kepada CPU tersebut.
ALU sendiri merupakan suatu kesatuan alat yang terdiri dari berbagai komponen perangkat elektronika termasuk di dalamnya sekelompok transistor, yang dikenal dengan nama logic gate, dimana logic gate ini berfungsi untuk melaksanakan perintah dasar matematika dan operasi logika. Kumpulan susunan dari logic gate inilah yang dapat melakukan perintah perhitungan matematika yang lebih komplit seperti perintah “add” untuk menambahkan bilangan, atau “devide” atau pembagian dari suatu bilangan. Selain perintah matematika yang lebih komplit, kumpulan dari logic gate ini juga mampu untuk melaksanakan perintah yang berhubungan dengan logika, seperti hasil perbandingan dua buah bilangan.
Instruksi yang dapat dilaksanakan oleh ALU disebut dengan instruction set. Perintah yang ada pada masing-masing CPU belum tentu sama, terutama CPU yang dibuat oleh pembuat yang berbeda, katakanlah misalnya perintah yang dilaksanakan oleh CPU buatan Intel belum tentu sama dengan CPU yang dibuat oleh Sun atau perusahaan pembuat mikroprosesor lainnya. Jika perintah yang dijalankan oleh suatu CPU dengan CPU lainnya adalah sama, maka pada level inilah suatu sistem dikatakan compatible. Sehingga sebuah program atau perangkat lunak atau software yang dibuat berdasarkan perintah yang ada pada Intel tidak akan bisa dijalankan untuk semua jenis prosesor,kecuali untuk prosesor yang compatible dengannya.
Seperti halnya dalam bahasa yang digunakan oleh manusia, instruction set ini juga memiliki aturan bahasa yang bisa saja berbeda satu dengan lainnya. Bandingkanlah beda struktur bahasa Inggris dengan Indonesia, atau dengan bahasa lainnya, begitu juga dengan instruction set yang ada pada mesin, tergantung dimana lingkungan instruction set itu digunakan.
Kesimpulan

Arithmetic Logical Unit (ALU) merupakan unit penalaran secara logic. ALU ini adalah merupakan Sirkuit CPU berkecepatan tinggi yang bertugas menghitung dan membandingkan. Angka-angka dikirim dari memori ke ALU untuk dikalkulasi dan kemudian dikirim kembali ke memori. Jika CPU diasumsikan sebagai otaknya komputer, maka ada suatu alat lain di dalam CPU tersebut yang kenal dengan nama Arithmetic Logical Unit (ALU), ALU inilah yang berfikir untuk menjalankan perintah yang diberikan kepada CPU tersebut. ALU sendiri merupakan suatu kesatuan alat yang terdiri dari berbagai komponen perangkat elektronika termasuk di dalamnya sekelompok transistor, yang dikenal dengan nama logic gate, dimana logic gate ini berfungsi untuk melaksanakan perintah dasar matematika dan operasi logika. Kumpulan susunan dari logic gate inilah yang dapat melakukan perintah perhitungan matematika yang lebih komplit seperti perintah “add” untuk menambahkan bilangan, atau “devide” atau pembagian dari suatu bilangan. Selain perintah matematika yang lebih komplit, kumpulan dari logic gate ini juga mampu untuk melaksanakan perintah yang berhubungan dengan logika, seperti hasil perbandingan dua buah bilangan. Instruksi yang dapat dilaksanakan oleh ALU disebut dengan instruction set. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (<> ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (<= ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (>=).

dasar teori bersumber dari oethabawel.



Kamis, 03 Mei 2012

16 Suami

=================================================================
      "Hati yang gembira adalah obat yang manjur"   Amsal 17:22
      "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri" Amsal 15:13
=================================================================

Sudah menjadi sifat orang, yaitu mereka selalu menerima setiap 
informasi secara apa adanya -- tanpa dipikir dulu. Mau bukti? 
Simak kisah berikut ini:

BOLEH MEMILIKI 16 SUAMI
=======================
Gadis 1: "Sekarang aku tahu kenapa wanita Amerika boleh mempunyai
          16 suami."
Gadis 2: "Ah, masa? Dari mana kamu ambil kesimpulan itu?"
Gadis 1: "Coba dengar baik-baik apa yang dikatakan pendeta ketika
          ia mentahbiskan pernikahan. Ia selalu berkata:
          'Four better, four worse, four richer, and four poorer.'

---------------------------------------------------------------------
  Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang
  hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata,
  dan juga lambat untuk marah; (Yakobus 1:19)
---------------------------------------------------------------------

Sumber: The Last of the Good Clean Joke Books
        (Dikumpulkan oleh: Bob Phillips)

Kamis, 01 Maret 2012

Kuis Pertama Tahun 2012


Artikel ini dibuat sesuai aturan yang buat.

pendahuluan:
Walau tidak terlalu memmatuhi peraturan untuk membuat program yang baik,ku beranikan ngepost ini.
untuk sementara yang penting tujuan programnya tercapai.
aku menemukan masalah yang lumayan buat pusing,dimana-dimana yang logic error.ayu;
hanya ada satu masalah yang berat,yaitu apakah (top+botton)/2 ==top+botton/2 (buktikan sendiri dengan program yang ada dibawah)??
yang jawab pasti bilang sama.
tapi dalam kasus ini hal itu berbeda yang telahg berhasil membuat ku pusing.
tapi syukur aku dapat ketemu permasalahannya,aku juga bingung kenapa aku kepikiran untuk merubah bentuk yang tadinya (top+botton)/2 menjadi top+botton/2,mungkin karena ada bisikan,dia bilang gini,coy aku gak betah disini tolong gantiin aku dengan saudaraku lah.(ngarang bebas)
aku turutin kemauannya dan ternya berhasil.
kenapa gak ngomong dari tadi ucapku dalam hati.heheh.

Kesimpulan:ternyata hal yang kita anggap sama dapat saja berbeda.

isi:
ketika kuis berlangsung,aku keringatan,cara untuk ngilangin keringatan itu adalah dengan aku meyakinkan diriku untuk menikmati soalnya..tapi ternyata hasil kuisku tidak perfecto,telah kuketahui penyebabnya,penyebabnya adalah aku terlalu memikirkan terlalu jauh cara memecahkannya(permasalahan di prosedur posisi)aku menggunakan 2 pengulangan.
aku gak tahu cara berfikir yang terlalu jauh apakah kelebihan atau kekurangan,tapi menurutku kelibihan yang salah tempat.jadi do (doakan ku biar bisa menempatkan kelebihan ku)budi;

akhirkata saya ucapkan selamat ulang tahun.terimakasih

terimakasih.


#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void input_data (int x[]);
void input_cari (int &k);
void urut_data  (int x[]);
void data_baru (int x[]);
int cari_data (int x[],int k);
void posisi(int x[],int k);
void output (int k);

main ()
{
int X[10],A[10];
   int K;
   int jum;

   input_data (X);
   input_cari (K);
   posisi(X,K);
   urut_data (X);
   data_baru (X);
   jum=cari_data(X,K);
   output (jum);

getch ();
}

void input_data (int x[])
{
int i;
for (i=0; i<10; i++)
    {
      printf ("Masukkan data anda = "); scanf ("%d", &x[i]);
    }
}

void input_cari (int &k)
{
printf ("Masukkan data yang akan di cari = "); scanf ("%d", &k);
}

void urut_data (int x[])
{
   int tkr;
for (int i=0; i<10; i++)
   {
    for (int j=0; j<10; j++)
      {
      if (x[i]<x[j])
         {
          tkr=x[i];
          x[i]=x[j];
        x[j]=tkr;
         }
      }
   }
}

void data_baru (int x[])
{
for (int i=0; i<10; i++)
   {
    printf ("Data = %d \n", x [i]);
   }
}

int cari_data (int x[], int k)
{
int tm=0;
   int top=9;
   int bottom=0;
   int middle;

   while (bottom < top)
   {
    middle=top+bottom/2;
    if (x[middle]==k)
      {
      tm++;
      }
      if (x[middle]<k)
      {
      bottom=middle+1;
      }
      else
      {
      top=middle-1;
      }

   }
   return tm;
}
void posisi(int x[],int k)
{
for(int i=0;i<10;i++)
   {
   if(x[i]==k)
    {
      printf("pada posisi :%d\n",i+1);
      }
   }
}

void output (int jum)
{
if (jum>0)
   {
    printf ("Ketemu dengan jumlah data %d ", jum );
   }
    else
      {
      printf ("Belum ketemu");
      }
}